Menunggu Shubuh

Sepi, senyap.
Bunyi detik jam dinding seakan tak mau kalah dengan kepak sayap seekor nyamuk. Menggetarkan gendang telinga dengan halus.

Malam pun bertasbih, diantara kepatuhannya kepada Sang Pencipta. Tak hanya malam, seluruh alam semesta pun tunduk kepada-Nya. Baik suka ataupun terpaksa.

Kening-kening pun bersujud dimalam ini. Begitu juga malam-malam sebelumnya. Yang ditemani embun dan melodi jangkrik.

*Ah, jd kemana2 :D

2 comments:

Novee said...

gyahaha... puitis bener...
nyamuknya diobatin ajah
pk baygon rasa stroberi... hehe

nico wijaya said...

Nah itu dia mbak, baygon electricnya lg abis:D